Photobucket
Photobucket
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Musik Ska. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Musik Ska. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 April 2012

Perkembangan Musik Ska ( 1st Wave, 2sd Wive, 3rd Wave)

Sejarawan musik biasanya membagi sejarah ska menjadi tiga periode: scene Jamaika asli dari tahun 1960-an (1st wave), kebangkitan ska 2tone di Inggris akhir 1970-an (2nd Wave) dan pergerakan ska gelombang ketiga, yang dimulai pada 1980-an (3rd Wave) dan menjadi populer di Amerika Serikat pada 1990-an. 
Baca Sejarah Musik Ska

Gelombang Pertama Ska ( 1st Wave)


Scene Jamaika asli dari tahun 1960-an, Di antara artis yang membuat musik Ska awal menjadi populer adalah Desmond Dekker, The Skatalites, Byron Lee & the Dragonaires, The Melodians dan Toots & the Maytals. band Ska Banyak juga kemudian bermain musik Reggae, yang muncul kemudian pada tahun 1960.

Gelombang Kedua Ska ( 2sd Wave)


Ska gelombang kedua, atau Two-tone ( 2Tone) adalah gelombang kedua musik ska, yang dibuat di Inggris pada 1970-an. Selanjutnya pada tahun 1979 Jerry Dammers (Personil The Specials)  mendirikan "2Tone Records". Keinginan Dammers layaknya seperti Prince Buster di awal tahun 60′an yaitu menciptakan sesuatu yang baru. Hitam & putih menjadi simbol. Lahirlah yang dinamakan dengan 2Tone Ska. Logo 2Tone yaitu gambar kartun pria berpakaian jas hitam dengan kemeja putih, dasi hitam, topi ‘pork pie’, kaca mata hitam, kaus kaki putih & sepatu ‘loafers’ hitam menjadi logo resmi yang karakternya di beri nama ‘Walt Jabsco’ (diambil dari nama Walt Disney, pendiri film kartun & Jabsco berarti ganja dalam bahasa slang latin).

Walk Jabsco
Diciptakan oleh Dammers sendiri berdasarkan pose Peter Tosh pada sebuah photo awal kelompok The Wailers yang dapat di lihat pada cover album ‘The Wailing Wailer Studio One Realease’. Band yang popular pada era 2tone adalah The Specials, Bad Manners, The Higsons, The Beat and The Bodysnatchers.

Gelombang Ketiga Ska ( 3rd Wave)

 
Keberadaan gelombang ketiga musik ska terdiri dari berbagai bentuk dengan mengkombinasikan hampir setiap jenis musik yang kira-kira dapat dikimpoikan dengan irama ska. Band-band seperti Jump With Joey, Hepcat, Yebo, NY Ska Jazz Ensemble & Stubborn Allstars tetap bermain pada akar ska Jamaika. Operation Ivy, Voodoo Glow Skulls, Mighty Mighty Bosstones, dll. menggunakan energi punk untuk menciptakan ska-core. Regatta 69, Fillibuster, Urban Blight, dll. tetap bertahan pada corak Reggae/Rocksteady beat. Punch The Clown, Undercover S.K.A., dll. mencirikan pengaruh dari gaya 2Tone. Yang menarik adalah band asal Florida, Pork Pie Tribes menggabungkan beat ska dengan musik tradisional Irlandia. Hal lain yang lebih menarik adalah grup band The Brownies yang mencampurkan ska dengan apa saja.

Imej Rude Boy/Rude Girl hadir kembali pada gelombang ketiga, namun kali ini tidak sebagai pemberontak. Tetapi sebagai suporter yang fanatik dengan musik ska. Digelombang ketiga ini juga terdapat hal-hal yang tidak pernah ada pada awal gelombang pertama (beberapa diantaranya ada yang tidak pernah di mengerti) seperti ‘Straight Edge’ dengan Logo ‘X’ ditangan, Boneheads (Skinhead Rasis, Neo Nazi), OI/SKA, Skinhead Against Racial Prejudiced "SHARP,s" (Skinhead Anti Rasis) juga konsep-konsep ’sell outs’.

Straight Edge, Boneheads, SHARP
Ada beberapa aspek diantaranya yang belum berubah: Ska masih menjadi musik kalangan remaja, setiap pertunjukan ska dapat disaksikan oleh segala umur & tidak terlalu mahal untuk mengakomodasikannya. Disamping itu juga ska masih membentuk beat yang unik & harmonis walaupun digabungkan dengan unsur-unsur musik lainnya. & orang-orang pun masih banyak yang menikmatinya. Band ska gelombang ketiga yang popular di antaranya adalah The toaster, Operasi Ivy, The Mighty Mighty Bosstones, No Doubt, Reel Big Fish, fishbone, Less Than Jake, Save Ferris, sublime dan The Aquabats.

Sejarah Musik Ska

Ska (diucapkan / ː skɑ /, Jamaika [skja]) adalah genre musik yang berasal dari Jamaika pada akhir 1950-an, dan merupakan musik pendahulu untuk rocksteady dan reggae. Elemen gabungan mento Karibia dan calypso dengan jazz Amerika dan RnB. Hal ini ditandai dengan garis bass berjalan beraksen dengan irama pada upbeat. Pada awal 1960-an, ska adalah genre musik Jamaika dominan dan populer dengan mods Inggris. Kemudian menjadi populer dengan banyak skinhead.

Sejak tahun 40′an Jamaika telah mengadopsi & mengadaptasi berbagai bentuk musik dari Amerika. Pada saat PD II berakhir, begitu banyak band-band di Jamaika yang memainkan musik-musik dansa. Grup seperti Eric Dean Orchestra dengan trombonisnya Don Drummond & master gitarisnya Ernest Ranglin terpengaruh oleh musisi-musisi jazz Amerika seperti Count Bassie, Erskine Hawkins, Duke Ellington, Glenn Miller & Woody Herman. Ditahun 50′an ketenaran band-band jazz di Amerika digantikan oleh grup-grup yang kecil & cenderung lebih memainkan irama bop/rhythm & blues sound.

Musisi Jamaika yang sering berkunjung ke Amerika terpengaruh & membawa pola permainan musik tersebut ke daerah asalnya. Band-band lokal di Jamaika seperti Count Smith The Blues Blaster, Sir Nick The Champ & Tom The Great Sebastian mulai memainkan gaya baru tersebut. Ditahun 1954, pertunjukan terbesar pertama kali diadakan di kota Kingston tepatnya di Ward Theatre. Band-band tradisional yang memainkan irama mento-folk-calypso ikut ambil bagian & sering sekali band-band tersebut mengisi acara di hotel-hotel yang ada di Jamaika & seputar pulau tersebut. Pada akhir tahun 50′an pengaruh-pengaruh jazz, R&B, & mento (sejenis musik calypso) melebur menjadi satu bentuk baru yang dinamakan ’shuffled’. Irama shuffled memperoleh popularitas berkat kerja keras musisi-musisi seperti Neville Esson, Owen Grey, The Overtakers & The Matador Allstars. Banyak studio & perusahaan rekaman yang mengalami perkembangan & terus berusaha untuk mencari talenta-talenta baru. The Jamaican Broadcasting Corporation pun ikut membangkitkan semangat kepada musisi-musisi muda melalui siaran acara-acara di radio.
Dua orang yang amat berpengaruh dalam perkembangan musik di Jamaika pada tahun 50′an adalah Duke Reid & Clement Seymour Dodd. Bersama istrinya, Duke Reid memiliki toko “Treasure Island Liquor” yang berlokasi di jalan Bond (Bond street). Soundsystem Reid dikenal dengan nama ‘The Trojan’, diambil dari tulisan yang tertera pada truknya. Truk yang biasa digunakan sebagai angkutan barang untuk tokonya. Dodd menamakan soundsystem miliknya ‘Sir Coxsone Downbeat’ yang diambil dari nama pemain kriket asal Yorkshire, Coxsone. Sepanjang akhir dekade, kedua orang tersebut memimpin persaingan dalam bisnis musik. Walaupun Coxsone lebih dekat dengan ‘Ghetto’(perkampungan yang didiami kaum atau kelompok tertentu) Adalah Reid yang dianugerahi sebagai ‘King of sound & blues’ di Success Club (acara penganugerahan) di tahun 1956, 1957, 1958.

Tahun 1962, saat di mana Jamaika sedang gandrung meniru musik-musik Amerika, Cecil Bustamente Campbell yang kemudian dikenal dengan nama ‘Prince Buster’, tahu bahwa sesuatu yang baru amat dibutuhkan pada saat itu. Ia memiliki seorang gitaris yang bernama Jah Jerry yang kemudian bereksperimen di musik dengan menitikberatkan ‘ketukan ‘afterbeat’ ketimbang ‘downbeat’. Hingga pada saat ini ketukan afterbeat menjadi esensi dari singkop (penukaran irama) khas Jamaika. Ska pun lahir. Soundsystem/studio rekaman pun mulai merekam hasi kerja mereka. Dengan tidak memberikan label pada vinyl (piringan hitam) dengan tujuan agar memperoleh

keuntungan diantara para pesaingnya. Sehingga yang lain tidak dapat melihat apa yang dimainkan & ‘mencuri’ untuk sondsystem mereka sendiri.
Perang antar soundsystem pun memuncak hingga pada saat para donatur terancam oleh segerombol orang-orang yang menyebabkan permasalahan. Orang-orang ini dinamakan ‘Dance Hall Crashers’. Meskipun fasilitas Mono Recording yang masih primitif, adalah keteguhan hati dari antusiasnya akan musik ska yang memungkinkan untuk menjadi musik komersil dari Jamaika yang pertama kali. Dan kenyataannya ska dikenal sebagai musik dansa rakyat Jamaika.

Sejarawan musik biasanya membagi sejarah ska menjadi tiga periode: scene Jamaika asli dari tahun 1960-an (1st wave), kebangkitan ska 2tone di Inggris akhir 1970-an (2nd Wave) dan pergerakan ska gelombang ketiga, yang dimulai pada 1980-an (3rd Wave) dan menjadi populer di Amerika Serikat pada 1990-an.

Ska Tradisional. Musisi dan Band:
Di antara artis yang membuat musik ska awal menjadi populer adalah Desmond Dekker, The Skatalites, Byron Lee & the Dragonaires, The Melodians dan Toots & the Maytals. band ska Banyak juga kemudian bermain musik reggae, yang muncul kemudian pada tahun 1960.

Baca..  Perkembangan Musik Ska ( 1st Wave, 2sd Wive, 3rd Wave)

 
Photobucket
Photobucket